
Setiap Bulan, Ia mendappat Rp 210 ribu atau Rp 630 ribu untuk tiga bulan. Irwan pun menyisihkan sebagiannya ke orang tuanya
Biasanya perlengkapan yang penting seperti tas dan sepatu sudah dibeli, ia akan memakainya minimal dua tahun. Tidak masalah kalau rusak sedikit akan diperbaiki.
Menurut Suryadi (ayah Irwan) mengaku setelah mendapat KJP, Irwan lebih rajin berangkat sekolah.
Biasanya, Irwan sering bolos karena tidak punya uang untuk naik angkutan umum, kini ia bisa lebih rajin. Bahkan, sebagian uang KJS bisa digunakan untuk biaya servis sepeda. “Buat beli jok, ban, dan spakbor baru. Jadi, bisa hemat juga. Paling kalau ban bocor naik angkot,” kata Suryadi.
Salah seorang guru SMPN 126, Ningrat mengatakan jumlah penerima KJP di sekolahnya sekitar 12 siswa. Ia menceritakan sebelum ada KJP masih ada siswa yang sengaja bolos karena memang malas sekolah.
Dikutip dari Detik.com dengan sedikit perubahan



Para pengurus The Nation Tidak selalu Online untuk memantau Komentar yang Masuk, Jadi tolong berikan Komentar Anda dengan Pantas dan Layak dikonsumsi oleh Publik. No SARA, SPAM dan Sejenisnya.